Kamis, 09 Februari 2012

Service pompa air sanyo

Kerusakan yang umum dan biasa di temui dari pompa air, baik yang biasa ataupun Jet pump hampir sama.

Hanya beberapa kasus saja agak memerlukan ketelitian dan kejelian pada saat servicenya.


Pompa air MATOT atau mati total

Hal ini menunjukkan kalau tidak ada aliran listrik yang masuk ke pompa air. Langkahnya yang pertama cek ke sumber Listriknya bisa dari Stop kontak atau saklar. Jika tegangan masuk, cek Switch Water level di Tandon air ( jika menggunakan Sensor Water Level ). Cek selanjutnya di Automatic Pressure Switch untuk pompa air yang tidak menggunakan Tandon air alias kran dibuka pompa nyala, kran di tutup pompa mati.

Jika tegangan sampai ke terminal pompa air tetapi motor pompa tidak hidup dan tak ada suara sama sekali dapat dipastikan Spull dari pompa air putus atau Thermal Switch yang berada dalam spull pompa air putus.Atau bisa juga Spull sudah terbakar dengan kondisi kawat di dalamnya sudah putus.Karena biasanya kalau terbakar tetapi tidak putus efeknya akan membuat MCB listrik rumah kita Trip karena konslet.

Sebagai catatan pengecekan jangan hanya menggunakan Testpen karena yang terdeteksi hanya Phasenya saja sedangkan neutralnya tidak .Dan Tespen pun kadang menyala karena tegangan induksi.


Pompa air Hidup dengan suara tidak semestinya kemudian mati.

Yang dimaksud adalah Pompa air hidup tetapi suaranya tidak normal. Misal hannya berdengung dan as rotor tidak berputar atau hidup tapi putaran as rotor lemah kemudian mati. Jika dibiarkan lama pompa akan hidup lagi dengan kondisi seperti di atas kemudian mati lagi.Hal itu terjadi karena pompa air bermasalah pada komponennya bisa karena Capasitornya lemah atau mati, Bearing ( laker ) macet, atau bisa juga blog Pompa kemasukan pasir atau kotoran. Untuk pompa tertentu bisa juga macetnya karena As yang karatan dan merekat pada Stator karena mungkin beberapa hari tidak di hidupkan. Hal hal tadi menyebabkan Spull dari pompa air panas dan pengaman Thermal Switch dari spull tersebut terputus dan akan tersambung lagi jika panasnya turun. Lebih parah jika Spull tadi tidak menggunakan Thermal Switch efeknya spull pasti akan terbakar.

Dengan penggantian part part yang rusak seperti yang tersebut diatas biasanya pompa akan normal kembali.

Spull pompa yang short antara gulungan utama dan gulungan Bantu juga akan mengakibatkan hal seperti ini.

Kerusakan pada Capasitor tidak selalu terlihat secara fisik, kadang capasitor meledak atau retak, kadang bentuknya masih utuh tetapi sudah mati juga bisa.


Pompa air Hidup tetapi Air tidak mau keluar

Kerusakan untuk problem seperti ini andaikata dari sebelumnya normal, paling sering pada Foot Klep di dasar pipa hisap bocor. Bocor bisa disebabkan Karet foot klep yang sudah aus atau bisa juga karena terganjal pasir.

Coba buka tutup pancingangan pada blog pompa air lihat apakah kosong airnya . Jika kosong sudah pasti foot klepnya yang bocor, isi dengan air sampai penuh dan hidupkan pompa air ,tunggu beberapa saat maka air akan ngalir lagi. Jika setelah air bisa naik tetapi kemudian jika di matikan beberapa saat seperti itu lagi berarti harus di lakukan penggantian foot klep.Akan tetapi jika tetap lancar berarti Footklep hanya terganjal pasir dan pada saat di nyalakan pasir ikut terangkat ke atas.


Pompa air Lemah atau keluaran airnya kecil

Ini sering terjadi pada pompa air yang menggunakan Impeller berbahan kuningan. Sisi sisi dari Impeller ini mudah sekali tergerus pasir yang mengakibatkan terjadi rongga yang lebar di antara tutup impeller, impeller, dan blog pompa. Dan efeknya sedotan dari pompa menjadi lemah..

Dengan penggantian tutup impeller dan Impellernya masalah bisa terselesaikan selagi blognya tidak parah.

Cara lain dengan melakukan penambalan, akan tetapi kadang kadang tidak awet, hanya beberapa bulan saja sudah kembali lemah.

Cara yang lain lagi dengan meratakan kembali tutup dengan impellernya dengan cara di Bubut, tetapi biayanya terlalu mahal. Tidak sesuai dengan harga pompa airnya.



Automatic pompa air berbunyi cethak cethek

Untuk sensor pompa air dengan system Pressure Switch atau jika kran di buka pompa hidup dan kran di tutup pompa mati jaringan perpipaan dari saluran output pompa harus benar benar rapat. Karena jika ada yang bocor setetespun akan mengakibatkan pompa sering hidup mati sendiri jika tekanan air dalam pipa menurun akibat bocornya instalasi pipa atau kran yang menetes.


Pompa air menyala tetapi Air tidak mau naik.

Meskipun air dalam blog pompa penuh tetapi air tidak mau tersedot keatas, bahkan dapat terjadi pada pompa air yang baru.dan baru di pasang.

Penyebab dari masalah ini dikarenakan ada lobang walaupun hanya sebesar jarum pada jaringan pipa hisap sampai blog pompa, sehingga udara ikut masuk tersedot kedalam pompa air.

Bisa karena Mechanical Seal yang sudah lemah atau keramiknya tidak rata ( aus ) atau bisa juga karena pada saat melakukan pengeleman pipa pipa tidak sempurna sehingga udara masuk melalui sambungan tersebut. Juga bisa dari pemasangan sok drat kurang banyak Seal tape nya.

Untuk pemasangan pompa baru ada baiknya sebelum di pasang kencangkan lagi baut baut pada pompa karena kadang pemasangan dari pabrik kurang kencang.

Untuk kerusakan pompa air dari jenis Jet pump selain kerusakan yang tersebut diatas ada kerusakan kerusakan khusus yang kadang memang sangat memerlukan ketelitian dan kejelian kita sebagai tukang service untuk memperbaikinya.


Semoga tulisan ini bermanfaat untuk rekan rekan service atau untuk siapa saja yang memerlukan informasi.

Jika dirasa kurang lengkap dan ingin melengkapi silahkan saja kasih comment.

P@KSIS

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Telkomsel Flash Unlimited vs Indosat M2 Broom vs XL Megadata vs Axis

23 Jun, 2008  Uncategorized

Setelah malang melintang mencoba internet dari beberapa provider GSM, sekarang mau kasih sedikit review.

Telkomsel Flash Unlimited

Produk baru dari Telkomsel, produk ini merupakan bagian dari masa promosi memperingati 13 tahun Telkomsel. Paket yang tersedia adalah:

Jenis Paket

Harga (Rp)

Kecepatan Max

Basic

125.000

256 kbps

Advance

225.000

512 kbps

Pro

400.000

3,6 Mbps

Tetapi ada ketentuan dalam unlimited ini, bila telah melewati 3 Gb maka kecepatan akses akan turun menjadi 64 kbps untuk paket Basic dan Advance, dan 128 kbps untuk paket Pro.

Gua sendiri udah nyoba yang pake Basic plus modem (plus modem masing-masing tambah Rp 125.000,00). Awal-awal pakai speed maksimal gampang banget dicapai, tapi akhir-akhir ini udah mulai lampat dan nggak stabil. Koneksi sih nggak pernah putus, sayangnya kalo buat download bakal sangat lambat. 3 Gb jumlah yang banyak untuk paket basic sekalipun. Jika daerah Anda belum memiliki jaringan 3G, lebih baik mengambil paket ini.

Sumber: http://www.telkomsel.com/web/hot_offering

IndosatM2 Broom

Paket dari Indosat ini merupakan jenis prabayar, jadi kita harus membeli perdana dan mengisi voucher terlebih dahulu sebelum bisa ber-internet ria.

Voucher yang tersedia adalah:

Besar Voucher

Jumlah yang didapat

Masa Aktif (hari)

150.000

250 Mb

60

100.000

166 Mb

45

50.000

83 Mb

30

25.000*

41 Mb

15

10.000*

16 Mb

7

*hanya dapat dibeli dengan kartu indosat (matrix, mentari, im3)

Note: semuanya memiliki masa tenggang yang sama yaitu 30 hari

Dalam hal kecepatan dan kestabilan, IndosatM2 ini adalah yang terbaik dari yang pernah saya coba. Sayangnya karena kuota yang sangat terbatas jadi cepat habis. Tapi kalau hanya untuk cek email, browsing ringan, chatting, paket dari IndosatM2 ini dapat diperhitungkan. Bila Anda memiliki kartu kredit, Anda dapat mengambil dari pascabayarnya http://www.indosatm2.com/popup.php/promo/3G_popup_brochure. Paket yang paling rendahpun dengan harga Rp 160.000 (belum termasuk ppn) mendapat 700 Mb.

Sumber: http://www.indosatm2.com/index.php/services/indosatnet/prepaid3g

XL Megadata dan Gigadata

Paket yang disediakan oleh XL adalah:

Kuota Paket

Harga (Rp)

250 Mb

99.000

1 Gb

279.000

3 Gb

499.000

Note: harga belum termasuk ppn, kelebhian kuota dikenakan biaya Rp 0.4/Kb (Rp 4 per 10Kb dengan pembulatan keatas per 10Kb).

Awal-awal menggunakan XL adalah Januari 2007 dengan paket kuota 250 Mb. Kecepatan koneksi yang didapat pada waktu itu sangat baik, kelebihan kuota juga sedikit sekali (maksimal Rp 20.000). Tetapi beberapa bulan terakhir koneksinya sangat lambat, bahkan dalam jaringan 3G. Dalam jaringan GPRS lebih parah lagi, untuk coba koneksi saja harus dial berkali-kali. Akibatnya kuota 250 Mb tidak pernah habis dalam sebulan.

Sumber: http://www.xl.co.id/3G/Paket_Data_Xplor_3G/

AXIS

Pada awal kemunculannya, AXIS memberikan gratis koneksi data sebesar 100 Mb perbulan. Bila telah lebih dari 100 Mb maka tidak dapat dilakukan koneksi lagi. Selanjutnya dengan diubah, setelah 100 Mb dikenakan biaya Rp 1/kb. Setelah promo berakhir pada bulan Mei, AXIS memberikan promo baru yang berlaku sampai bulan Agustus. Promonya adalah akses intenet dengan biaya Rp 0,1/kb untuk 10 Mb pertama dan Rp 1/Kb setelah 10Mb.

Pengalaman menggunakan AXIS di Bandung dan di Depok cukup baik. Sebelum peluncuran (masih dengan nama NTS dan gratisnya 300 Mb) kecepatan penuh 3G (384Kbps) sangat mudah dicapai. Tetapi setelah peluncuran, kecepatan koneksi turun drastis bahkan sulit melakukan koneksi. Memasuki promo baru (Rp 0,1/Kb untuk 10 Mb pertama) kecepatan koneksinya semakin membaik. Mungkin karena dulu orang tanpa pulsa juga masih bisa melakukan koneksi asal jatah 100 Mb masih tersedia, sedangkan sekarang harus memiliki pulsa untuk memiliki melakukan koneksi.

Sumber http://www.axisworld.co.id/?m=promotion&ids=access_data

Jadi, mau pilih yang mana? Itu kembali kepada Anda, pertimbangkan jaringan yang ada di daerah yang sering Anda gunakan untuk akses data, keperluan dalam berinternet (browsing ringan, chatting, email atau friendster, facebook, youtube yang haus bandwidth), serta budget yang tersedia setiap bulannya.